Membangun Jaringan Point-to-Point Jarak Jauh yang Stabil
Dipublikasikan: 22 Agustus 2021
Bagi tim operasional IT, menghubungkan dua gedung atau pos kerja yang terpisah jarak geografis seringkali tidak memungkinkan menggunakan tarikan kabel Fiber Optic. Solusinya adalah membangun jaringan nirkabel Point-to-Point (P2P).
Pemilihan Perangkat Antena Tembak
Penggunaan perangkat *outdoor* kelas *enterprise* dengan desain reflektor antena dish (seperti seri PowerBeam) sangat direkomendasikan karena kemampuannya memfokuskan pancaran sinyal (Beam) untuk meminimalisir interferensi dari jaringan Wi-Fi sekitar.
3 Kunci Sukses Link P2P:
- Line of Sight (LoS): Pastikan tidak ada penghalang fisik (pohon, gedung tinggi) antara antena pemancar (AP) dan penerima (Station).
- Alignment Presisi: Gunakan tool *alignment* pada manajemen panel (seperti sistem UISP) untuk mendapatkan sinyal (dBm) terbaik.
- Channel Width: Sesuaikan lebar pita frekuensi; gunakan 20MHz untuk stabilitas jarak jauh, atau 40MHz untuk prioritas throughput data besar jarak dekat.